Kamis, 18 Desember 2014

Fifth day (clara) - Pertemuan terakhir

Clara Jessica 1801433043
18 Desember 2014

Volunteers hari ini hanya sedikit. 
Staff Tfi membagi anak2 menjadi 2 kelompok. 
Kami bermain dan berebutan nilai. Pertama, saya dan 2 volunteers lain membimbing mereka dalam kuis bahasa inggris.
Setelah jam 4, kuis berganti menjadi kuis bahasa inggris. 
Banyak vocabulary yang susah yang harus kami cari di google translate sedangkan sinyal saya di dalam kampus sangat minim. 
Tidak terasa jam berlalu dengan sangat cepat, keberaamaan kami terpaksa terhenti. Saya sangat sedih mengingat ini adalah hari terakhir saya mengajar. Banyak anak yang bertanya "kakak, tahun depan ngajar lagi kan?" Saya menjawab tidak dengan setengah hati. Nilai pancasila yang diterapkan adalah kasih sayang dan sabar. 


Menurut saya, saya sangat kurang sabar dalam mengajarkan anak anak. Kedepannya harus lebi sabar dan tidak malas dalam melakukan hal hal sosial.
Nilai pancasila yang saya dapat dari program ini, saya dapat belajar bersabar, adil, berbuat baik, tolong menolong, saling membantu dan memahami berbagai macam tipe manusia.
Saran untuk komunitas adalah mungkin tfi dapat memperbanyak voluteers yang mengurus dan lebih bekerjasama agar penyelenggaraan bimbel dapat berjalan dengan lebih rapi.
Menurut pendapat saya, apa yang sudah dilakukan tfi sangatlah baik dan mengajarkan kita hal yang sangat baik. 

Ini foto saya dengan intan dan putri. 



Kamis, 11 Desember 2014

Fifth Day (Retno)

Nama : Retno Ayu Lestari
NIM : 1801429481
Lokasi: Anggrek
Kelas : LK01
Tanggal mengajar : 11 Desember 2014

Di pertemuan ke 5 ini, akhirnya saya bertemu lagi dengan Pirda di ruang 306. Ternyata pada pertemuan ke 4, ia sakit sehingga tidak dapat hadir.
Kemuadian saya membimbing Pirda mengerjakan soal matematika yang telah diberikan dari kakak TFI. Materinya masih seputar penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Pirda masih kurang lancar dalam materi perkalian, tetapi kemampuan berhitungnya bagus sekali.

Setelah selesai mengerjakan soal matematika, kami belajar bahasa inggris. Kakak tfi meunjukkan gambar benda benda, dan anak anak didik tfi menyebutkan nama benda tersebut dalam bahasa inggris. Kakak tfi mengajarkan pronouncation dan penulisan bahasa inggris yang baik dan benar, serta melibatkan anak didik tfi untuk maju ke depan dan menjawab soal bahasa inggris.

Pada akhirnya, tak terasa telah pulul 5 sore dan anak didik tfi dipanggil keluar kelas dan berjalan menuju rumah masing masing. Dan semua volunteer tfi menuju ke ruang tfi untuk absen dan akhirnya kami pulang.



Sixth Day ( HELEN)

NAMA : HELEN CYNTHIA
NIM : 1801429595
KELAS : LK01
LOKASI : ANGGREK
TANGGAL MENGAJAR : 11 DESEMBER 2014

Hari ini merupakan hari terakhir saya mengajar siswa siswi di TFI. Jadi saya berusaha sebaik mungkin mengajar. Hari ini saya bertemu Sandi lagi setelah 2 minggu dia tidak datang karena ada les di tempat lain dan saya maklum.

Kakak kakak TFI memberi soal perkalian seperti : 28 x 9 atau 6 x 96 membuat Sandi kelimpungan. Saya heran saja mengapa Sandi susah melihat soal papan tulis tapi saya focus mengajarnya perkalian 10 soal itu.
Saya melihat perkembangan hitungan dalam perkalian semakin menurun. Jujur sedih saja saya merasa gagal mengajarinya karenanya saya berusaha memancingnya lebih giat haha. Setelah 10 soal perkalian di bahas oleh kakak TFI , ada 7 soal jam , menit , detik. Saya sendiri cukup lupa dengan pelajaran ini tapi untung saja soalnya tidak susah sekali. Saya cukup kewalahan menangani lima anak sekaligus yang dua di antaranya di depan saya , dua di kiri saya dan Sandi di kanan. Mereka agak kesusahan menjawab soal itu dan saya memberi ide dan sisanya mereka kerjakan sendiri. Saya merasa tidak enak mengabaikan Sandi tapi antusiasme anak lain membuat saya tidak tega namun saya tetap berusaha focus mengajarinya.

Saat jam 4. 30 , ada 4 soal yang saya sudah kasih Sandi kerjakan dan syukurlah selesai. Saat itu Kakak TFI memberi contoh makanan yang ada di jual di Festival di lantai 1 Gedung  Anggrek. Semua anak sangat antusias ,Sandi  salah satunya. Walaupun melihat kemampuan menghitungnya menurun , tapi saya senang hari ini dia lebih ceria , banyak bicara dan cukup jahil. Saya senang sekali bisa berbicara dengan siswa siswi di sini.

Saya pun memberi tahu Sandi saya tidak akan mengajar lagi tapi kalau ada waktu saya ingin datang. Syukurlah reaksi Sandi membuat saya senang.

Saya harap siswa siswi ini semakin berkembang baik dalam pelajaran dan sifat mereka kearah lebih baik.





Fifth Day ( HELEN )

NAMA : HELEN CYNTHIA
NIM : 1801429595
KELAS : LK01
LOKASI : ANGGREK
TANGGAL MENGAJAR  : 4 DESEMBER 2014

Hari ini saya cukup telat karena tidak tahu kelasnya berada di mana  , soalnya di hari itu ada festival yang berada di anggrek dan biasa lokasi belajar di lantai tiga berganti tempat. Saya pun mengikuti saja anak anak yang pergi ke lantai 5 . Hari itu  Sandi tidak datang , Septian sudah di ajari orang lain. Terakhir saya di tunjuk mengajari siswi bernama Pirda dari SDN KEBON JERUK 05 PAGI .
Di hari itu kakak kakak TFI focus mengajari bahasa Inggris , saya membantu Pirda mengingat kosa kata bahasa inggris , walaupun banyak yang  dia tidak bisa . Saya cukup terkejut saat tahu di sekolahnya masih belajar  bahasa  Inggris  sangat dasar yang  saya ingat di masa Sekolah Dasar kelas 3 SD , pelajaran Inggris saya sudah cukup dalam. Ternyata saat ada kakak TFI mengawasi ada di beritahu bahwa bahasa Inggris di beberapa sekolah mungkin akan di hapus dan di pelajari saat SMP  atau kalau ada pelajarannya sangat mendasar. Padahal saya merasa sayang sekali keputusan seperti itu karena di masa SD otak siswa siswi masih cepat menangkap pelajaran. Yah walaupun saya mengakui bahasa Inggris cukup sulit.

Saya melihat Pirda anak yang cukup cerdas dan agak diam mungkin karena saya masih sulit bersikap supel kepada anak anak. Tapi untunglah saya bisa akrab dan mengajari bahasa Inggris dengan sifat antusiasmenya yang cukup baik.

Saat waktu menunjukkan pukul lima , saya pun mengakhiri pelajaran dan menyuruhnya terus berusaha memahami pelajaran sekolahnya. Saya hanya berharap siswi ini bias semakin berkembang dengan baik.



Fourth day (clara)

Clara Jessica 1801433043
11 Desember 2014

Hari ini saya mengajar anak yang bernama aisyah atau yang biasa dipanggil ica karena anak yang saya ajar sebelum nya tidak datang. Kami sekelas belajar matematika, perkalian dan merubah jam menjadi menit. Karena volunteer yang hadir tidak banyak, saya tidak hanya mengajar ica, namun juga membantu membimbing anak2 lain yang tidak bisa mengerjakan soal di papan tulis. Banyak anak yang bertanya kepada saya saat saya mengajarkan ica, membuat saya lumayan bingung. Ica anak yang pintar namun sangat sulit berkonsentrasi. Oleh sebab itu saya harus memberikan tenaga ekstra untuk mengajarinya. Kendala yang saya hadapi adalah kelas sangat ribut, untuk mengajari para anak saya harus berteriak teriak ditambah lagi saya kekurangan tenaga karena belum makan. Nilai yang saya dapatkan hari ini adalah bahwa kita harus bertoleransi dan berlaku sabar terhadap semua jenis orang dan kekurangannya dalam segala situasi.